Sinergi 3 Laboratorium FISIP: Temu sutradara “ Negeri di Bawah Kabut”

IMG_20160502_103721

Film merupakan sarana belajar yang sudah sering dipergunakan oleh para akademisi maupun pengajar dalam memfasilitasi diskusi dengan pelajar. Hal ini disebabkan oleh kemampuan film memberikan visualisasi yang tidak bisa didapatkan lewat media pembelajaran lain, yaitu buku maupun media tertulis lainnya.

Laboratorium Hubungan Internasional, Administrasi Bisnis, dan Administrasi Publik menyelengarakan nonton film bareng, bedah film dan temu sutradara. Tema yang diusung adalah Keamanan Manusia atau Human Security. Film yang akan dipertontonkan akan membahas dimensi permasalahan ekonomi, sosial, politik, yaitu “Negeri di Bawah Kabut”.

Negeri di Bawah Kabut merupakan film dokumenter observasional yang telah diputar di berbagai festival lokal dan internasional. Film ini telah mendapatkan beberapa nominasi dan penghargaan, antara lain Special Jury Prize Dubai International Film Festival, Netpac Award JAFF (Jogja-Netpac Asian Film Festival), Nominasi Film Dokumenter Terbaik di Asia Pacific Screen Award Brisbane, dan masuk ke dalam daftar Film Terbaik Indonesia tahun 2013 (Majalah Rolling Stone Indonesia).

Film “Negeri di Bawah Kabut disutradarai oleh Shalahudin Siregar. Beliau memulai karirnya sebagai pembuat film dokumenter ketika terpilih menjadi salah satu finalis Eagle Award 2005. Kemudian, pada tahun 2009, Beliau terpilih dari 3.800 pelamar dari 128 negara untuk mewakili Indonesia dalam Berlinale Talent (Workshop Filmmaker muda di Berlin)