International Relations Conference (ICON-IR) 2016

20161026-img_7299

Sebagai salah satu rangkaian perayaan Dies Natalis FISIP ke-55, Parahyangan Centre for International Studies (PACIS) bekerjasama dengan Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNPAR mengadakan International Relations Conference dan Academic Professional Gathering pada Kamis, 27 Oktober 2016 bertempat di Hotel Mercure, Bandung.

Dengan mengambil tema Human Security: Safeguarding and Empowering People, ICON-IR diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan pemikiran inovatif yang berkaitan dengan isu human security di antara para penstudi, praktisi, birokrat, serta masyarakat disertai dengan diskusi, kemungkinan kerjasama, dan kesempatan publikasi dalam bentuk proceeding maupun jurnal.

ICON-IR menghadirkan beberapa pembicara utama, antara lain Letnan Jenderal Agus Widjojo (Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional), Prof. V. Bob Sugeng Hadiwinata (UNPAR), Prof. Allan Collins (Swansea University), Brendan Howe (EWHA Womans University, Direktur Human Security Program APISA), Luc Haas (ICRC Deputy Head of Delegation for Indonesia and Timor Leste), dan Diah Zahara sebagai perwakilan dari Mark Getchell (National Project Officer IOM Indonesia). Dalam sesi utama, para pembicara memberikan paparan mengenai perkembangan isu human security, khususnya yang berkaitan dengan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), bantuan kemanusiaan, migrasi, keamanan, potensi konflik akibat human security, mulai dari tingkat global, regional (Asia), dan Indonesia.

Setelah sesi utama berakhir, ICON-IR dilanjutkan dengan sesi panel paralel yang terbagi atas beberapa kategori, seperti National Initiatives, Regional and Global Initiatives, serta Non-traditional Security Issues. Dalam masing-masing panel, terdapat beberapa pemateri yang terpilih melalui paper yang telah ditulis. Para pemateri berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, praktisi, kalangan birokrat dalam negeri, dan berasal dari Filipina, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, hingga Inggris.

Setelah ICON-IR berakhir, acara dilanjutkan dengan Academic and Professional Gathering. Rencananya, Konferensi Internasional ini akan diadakan kembali dua tahun mendatang dengan tema yang berbeda. Diharapkan, ICON-IR dapat menjadi wajah perkembangan Studi Hubungan Internasional di Indonesia.