Workshop and Excursion TU Dortmund University “Religion, Culture, and Politics: Experiences from Indonesia”

Pada 15-22 Juli 2017, Program Studi Hubungan Internasional dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNPAR menerima rombongan mahasiswa dari Technical University of Dortmund, Jerman dalam rangka kegiatan Workshop and Excursion TU Dortmund University “Religion, Culture, and Politics: Experiences from Indonesia”. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Prodi Hubungan Internasional, FISIP, dan TU Dortmund yang telah terjalin lama.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh Rektor UNPAR, Mangadar Situmorang, Ph.D pada Senin, 17 Juli 2017. Dalam acara pembukaan tersebut, hadir pula Dekan FISIP UNPAR, Dr. Pius Sugeng Prasetyo, M.Si., Ketua Program Studi Hubungan Internasional UNPAR, Sylvia Yazid, Ph.D., Prof. Dr. Bob Sugeng Hadiwinata, serta empat pengajar dari Faculty of Human Sciences and Theology, TU Dortmund, antara lain Prof. Dr. Bert Roebben, Dr. Martina Herrmann, Dr. Kathrin Rucktäschel, Jens Heckmann, M.A., dan Matthias Heise. Selain pengajar, terdapat pula 16 mahasiswa TU Dortmund yang terlihat antusias untuk mengikuti rangkaian acara workshop dan ekskursi di UNPAR.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengajaran yang disampaikan oleh Prod. Dr. Bob S. Hadiwinata, Prod. Dr. Bambang Sugiharto, dan Romo Dr. Leo Samosir. Selain memperoleh pengajaran, mahasiswa dan pengajar dari TU Dortmund pun berkunjung ke Desa Sukalaksana, Garut untuk bertukar pikiran dengan para aparat desa dan menyaksikan kesenian setempat.

Pada hari berikutnya, mahasiswa peserta eksursi berdiskusi dengan beberapa pembicara yang berasal dari latar belakang agama berbeda untuk membahas mengenai pluralisme di Indonesia, antara lain I Nyoman Sudira, Ph.D (Perspektif Bali), Sanerya Hendrawan, Ph.D (Perspektif Islam), dan Sariwati Goenawan (Perspektif Kristen). Acara dilanjutkan pula dengan kunjungan ke Saung Angklung Udjo.

Kegiatan di UNPAR ditutup dengan diskusi mengenai Current Challenges: Non-Indonesian Perspective from Within yang disampaikan oleh Prof. Franz Magnis-Suseno. Mahasiswa dan para pengajar dari TU Dortmund tampak sangat antusias dan bersemangat karena Prof. Franz Magnis-Suseno membawakan materi dengan menggunakan bahasa Jerman. Kemudian, setelah diskusi selesai, acara ditutup oleh Dekan FISIP UNPAR. Satu hari sebelum rombongan kembali ke Jerman, mereka berkesempatan untuk mengunjungi Kantor DPR-RI dan berdiskusi singkat dengan Dr. Andre Pareira. Kemudian, mereka pun mengunjungi beberapa tempat menarik di Jakarta, seperti Monumen Nasional, Kota Tua, Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X