Profil Alumni

PROFIL LULUSAN

Adapun peran yang dapat dilakukan oleh lulusan Program Studi Hubungan Internasional, antara lain:

Analis yang mampu mengumpulkan, mengkaji, dan menginterpretasi data terkait hubungan internasional;
Negosiator yang mampu melakukan tindakan persuasif dalam rangka pencapaian tujuan dalam konteks global;
Komunikator yang mampu menyampaikan ide dan gagasan di sektor, budaya, dan tingkat yang beragam;
Manajer yang mampu mengelola kerja, tugas dan hubungan dalam pelaksanaan kegiatan terkait hubungan internasional;
Entrepreneur yang mampu berinovasi dengan melihat dan memanfaatkan peluang;
Pemimpin yang mampu memotivasi dirinya dan orang-orang di sekitarnya untuk mendorong terjadinya perubahan.

KOMPETENSI LULUSAN

Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria mengenai kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Standar Kompetensi Lulusan Program Studi Hubungan Internasional UNPAR adalah sebagai berikut.

SIKAP

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, terutama mereka yang termarjinalkan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;
  11. Memiliki komitmen yang tinggi terhadap pelaksanaan dan penyelesaian tugas;
  12. Mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang baru;
  13. Memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan.

PENGUASAAN PENGETAHUAN

  1. Menguasai metodologi dan konsep teoretis hubungan internasional dari level grand theory hingga teori-teori spesifik;
  2. Menguasai pola, aspek, dan prinsip hubungan internasional di dalam kawasan dan/atau antar-kawasan;
  3. Menguasai prinsip dan teknik komunikasi, negosiasi, diplomasi, dan persuasi interpersonal dalam aspek ekonomi, politik, sosial budaya, pertahanan dan keamanan pada tingkat lokal, nasional, regional, maupun global;
  4. Menguasai pengetahuan tentang norma, etika, budaya dan politik di negara-negara tertentu;
  5. Menguasai isu-isu kontemporer, tradisional dan non-tradisional, dalam kerangka hubungan internasional;
  6. Menguasai sekurangnya satu bahasa resmi internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB);
  7. Menguasai pengetahuan tentang kepemimpinan dan manajemen antar budaya.

KETERAMPILAN UMUM

  1. Memiliki wawasan hubungan internasional yang luas dan menguasai konsep dan teori bidang pengetahuan ilmu hubungan internasional secara mendalam di bidang tertentu serta mampu menerapkannya pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam melakukan analisa dan memberikan masukan pada penyelesaian masalah-masalah internasional;
  2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
  3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah untuk menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik seni serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir;
  4. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  5. Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan analisis informasi dan data secara menyeluruh serta mampu memberikan berbagai alternatif solusi permasalahan global secara individual maupun kelompok;
  6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
  7. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
  8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
  9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

KETERAMPILAN KHUSUS

  1. Mampu mengumpulkan, mengkaji, dan mengidentifikasi fakta dan data kuantitatif dan kualitatif yang berkaitan dengan Hubungan Internasional;
  2. Mampu menerapkan konsep dan teori Hubungan Internasional didukung oleh pemanfaatan IPTEKS dalam analisa peristiwa dan sumbangan pemikiran dalam pencapaian kepentingan nasional Indonesia dan penyelesaian permasalahan internasional, serta berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya terkait hubungan internasional;
  3. Mampu melakukan pemetaan masalah Hubungan Internasional dalam tataran lokal dan internasional dengan menggunakan SWOT Analysis;
  4. Mampu menyajikan hasil analisa fenomena Hubungan Internasional dalam bentuk tulisan dengan argumentasi yang kuat, akurat, dan tepat sesuai dengan kaidah akademik;
  5. Mampu melakukan persuasi dan tawar-menawar untuk menyelesaikan permasalahan dan/atau mencapai kesepakatan;
  6. Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi tugas dan/atau kegiatan secara profesional;
  7. Memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin yang berkarakter, peduli dan tanggap terhadap situasi sekitar sesuai dengan konteks global;
  8. Mampu menyampaikan ide serta menyajikan dan mengelaborasi data atau argumentasi, baik secara interpersonal maupun massal;
  9. Memiliki pemikiran yang inovatif serta mampu membaca dan memanfaatkan peluang dalam dinamika global;
  10. Mampu memahami, menganalisis dan membantu penyelesaian masalah serta ancaman yang dihadapi oleh aktor negara, dengan cara berfikir rasional, strategis dan sesuai pola pembuatan kebijakan yang memaksimalisasi pemenuhan kepentingan negara dan meminimalisasi kerugian negara, yang juga meliputi penyelesaian konflik secara damai. (KBI 1), atau
  11. Mampu melakukan pemetaan suatu masalahan ekonomi politik dan bisnis pada tataran baik lokal maupun internasional melalui SWOT analysis. Mampu membuat suatu perencanaan program-program Community-Development (Program dan perencanaan keuangan) yang berkelanjutan. (KBI 2), atau
  12. Mampu secara strategis merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi program bertaraf internasional yang bertujuan untuk menanggapi berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat. (KBI 3), atau
  13. Mampu melakukan kegiatan diplomasi dan komunikasi internasional (berpendapat, berdiskusi, bernegosiasi) serta mampu mengorganisasi ide/konsep dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan seni (IPTEKS) untuk mencapai kebaikan bersama (bonum commune). (KBI 4)

PROFIL ALUMNI

POLITICS and SECURITY

Sidharto “Arto” R Suryodipuro (1986) – Deputy Chief of Mission Embassy of Indonesia in Washington, DC.

Yulastiawarman Zakaria – Ministry of Foreign Affairs

Bima Arya Sugiharto (1991) – Mayor of Bogor

Yunarto Wijaya (1999) – Executive Director Charta Politika Indonesia

Muhammad Jaki Nurhasyah (2005) – Diplomat Embassy of Indonesia in Washington, DC.

I Made Diangga A.K (2009) – Diplomat Ministry of Foreign Affairs

Dimas Muhammad (2009) – Diplomat Ministry of Foreign Affairs

Novia Mesayualiza (2010) – Staff of International Convention Section NCB INTERPOL

Iis Gindarsah – CSIS

 

INTERNATIONAL POLITICAL ECONOMY

Wing Antariksa (1994) – VP Human Capital Management PT Gas Negara Indonesia

Roslina Nasution (1991) – Director of Oriflame Indonesia

Elvera N. Makki (1994) – Country Head of Corporate Affairs Citi Bank and Founder of Taman Baca Anak Lebah

Lydia Pratiwi (2001) – Marketing Manager Berrykitchen.com

Marya Sutimi (2007) – Strategic Account Executive Frost & Sullivan APAC

Dinda Zakiah Wahid – TURC

Henky Hidayat – Samsung

 

INTERNATIONAL REGIME and ORGANIZATIONS

Fitri Adi Anugrah (2001) – Deputy Communication Coordinator ICRC Regional Delegation to Indonesia and Timor Leste

Nila Tanzil (1994) – Founder & CEO of Travel Sparks and Founder of Taman Bacaan Pelangi [Rainbow Reading Gardens]

Mario Masaya – US-ASEAN Bussiness Council

 

DIPLOMACY, MEDIA, and COMMUNICATION

Emir Chairullah (1994) – Indonesian Journalist

Annisa Pagih (2006) – News Anchor for CNN Indonesia

Annisa Kartabrata (2008) – News Anchor for Metro TV

Marvin Sulistio (2009) – News Anchor for Metro TV