Melalui pembahasan konflik Thailand–Kamboja, dosen-dosen Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan mengajak kita melihat bagaimana ASEAN berperan dalam menjaga komunikasi antarnegara, meredam ketegangan, serta mempertahankan stabilitas kawasan Asia Tenggara. Diskusi ini membuka pertanyaan penting, khususnya bagi mahasiswa HI: apakah pendekatan ASEAN yang cenderung tenang dan berbasis diplomasi masih efektif dalam menghadapi dinamika kawasan yang terus berkembang? Atau justru ASEAN perlu beradaptasi lebih jauh agar tetap relevan?


