Dalam sepekan terakhir, situasi global menunjukkan meningkatnya dinamika geopolitik dan persaingan antarnegara di berbagai kawasan dunia. Rivalitas Amerika Serikat dan Cina kembali menjadi sorotan melalui pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Beijing pada Rabu (13/5). Dalam pertemuan tersebut, Xi Jinping memperkenalkan konsep “constructive strategic stability” sebagai kerangka baru hubungan AS-Cina yang menekankan kerja sama, stabilitas, dan pengelolaan persaingan secara hati-hati. Xi juga menegaskan bahwa isu Taiwan menjadi persoalan paling sensitif dalam hubungan kedua negara dan memperingati risiko konflik apabila tidak ditangani secara bijak. Sementara itu, Trump menyoroti pentingnya menjaga kerja sama ekonomi dan hubungan perdagangan antara AS dan Cina.
Sehari sebelum kunjungan ke Cina, Jepang dan AS juga memperkuat koordinasi strategis terkait Indo-Pasifik, rantai pasok, dan perkembangan teknologi AI. Menteri Keuangan AS Scott Bessent bertemu Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae di Jepang. Pertemuan yang berlangsung selama 20 menit membahas kunjungan Presiden Donald Trump ke Cina, hubungan Jepang AS, investasi bilateral, mineral penting, serta situasi Indo Pasifik. Dalam pertemuan tersebut, Takaichi menyoroti pentingnya penguatan rantai pasokan kedua negara dan upaya meminimalkan risiko model AI berkinerja tinggi. Bessent juga menjelaskan perkembangan hubungan AS dan Cina serta menegaskan kemitraan Jepang dan AS tetap kuat.
Ketegangan juga terlihat di kawasan Timur tengah, Thailand mendesak Iran agar mengizinkan delapan kapal yang tertahan untuk melintasi Selat Hormuz dengan aman. Permintaan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow kepada Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi dalam pertemuan BRICS di India. Iran menyatakan optimis jalur pelayaran akan kembali dibuka setelah tercapainya kesepakatan damai dengan Amerika Serikat. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat sejak Iran menutup jalur tersebut sebagai respons atas serangan AS dan Israel terhadap Iran.
Sementara itu, Uni Emirat Arab membantah klaim kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengenai kunjungan rahasia Netanyahu ke UEA yang sebelumnya disampaikan melalui pernyataan di media sosial. Melalui kantor berita resmi WAM, UEA menegaskan hubungan dengan Israel bersifat terbuka dalam kerangka Perjanjian Abraham dan tidak didasarkan pada pengaturan rahasia. Sebelumnya, kantor Netanyahu menyebut pertemuan dengan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan sebagai “terobosan bersejarah” dalam hubungan kedua negara. Di tengah ketegangan kawasan, kerja sama keamanan Israel dan UEA dilaporkan semakin berkembang, termasuk pengerahan sistem pertahanan Iron Dome oleh Israel ke UEA untuk menghadapi potensi serangan Iran.
Di Eropa, situasi keamanan kawasan turut mempengaruhi dinamika politik domestik Latvia setelah Perdana Menteri Latvia Evika Siliņa mengundurkan diri akibat polemik insiden drone yang diduga terkait perang Rusia-Ukraina. Sebelumnya, Silina memecat Menteri Pertahanan Andris Spruds karena dinilai lambat merespons insiden drone yang memicu kebakaran di Latvia timur. Pengunduran diri tersebut membuat pemerintahan kehilangan mayoritas parlemen di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan kawasan akibat perang Rusia-Ukraina.
Di kawasan Karibia, Direktur CIA John Ratcliffe bertemu pejabat Kuba di Havana untuk membahas kerja sama keamanan dan stabilitas ekonomi di tengah krisis energi yang dipicu blokade minyak AS. Dalam pertemuan tersebut, AS kembali menawarkan bantuan senilai 100 juta dolar AS, sementara Kuba menegaskan bahwa kondisi ekonomi akan membaik apabila blokade dicabut. Krisis bahan bakar di Kuba telah memicu pemadaman listrik, terganggunya layanan publik, serta aksi protes warga di Havana. Di saat yang sama, AS juga meningkatkan tekanan terhadap pemerintah Kuba melalui sanksi baru dan rencana dakwaan terhadap mantan Presiden Raúl Castro terkait insiden penembakan pesawat pada 1996.
Dari dalam negeri, pada Jumat (15/5), Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh Rp17.600. Pelemahan rupiah membuat biaya produksi industri meningkat sehingga banyak pelaku usaha memilih menaikkan harga atau mengurangi ukuran produk. Kondisi ini turut dirasakan perajin tahu dan tempe di sejumlah daerah akibat kenaikan harga kedelai impor. Ekonom menilai pelemahan rupiah dipengaruhi faktor eksternal seperti konflik Iran AS dan Israel, serta faktor domestik berupa ketidakpastian fiskal dan arus modal keluar. Bank Indonesia dan pemerintah pun menyiapkan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar dan menekan dampak terhadap inflasi serta daya beli masyarakat.
Sumber:
Gribben, Paul., dan Tom McArthur. “CIA chief visits Cuba as energy crisis worsens”. BBC. 15 Mei 2026. https://www.bbc.com/news/articles/cd7pyrj0vx7o.
“How stray Ukrainian drones pushed Latvia’s prime minister to resign”. France 24. 14 Mei 2026. https://www.france24.com/en/europe/20260514-how-stray-ukrainian-drones-pushed-latvia-prime-minister-resign.
“Negara Tetangga RI Desak Iran Izinkan 8 Kapal Lewat Selat Hormuz”. CNN Indonesia. 17 Mei 2026. https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260517124719-106-1359276/negara-tetangga-ri-desak-iran-izinkan-8-kapal-lewat-selat-hormuz.
Siong, Lee Gim. “‘New positioning’ in Sino-US ties: What does ‘constructive strategic stability’ really mean?”. CNA. 14 Mei 2026. https://www.channelnewsasia.com/east-asia/trump-xi-summit-constructive-strategic-stability-us-china-6121716.
“Takaichi dan Bessent Bertemu Jelang Kunjungan Trump ke Cina”. NHK World Japan. 13 Mei 2026. https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/id/news/20260512_16/.
“UAE denies Netanyahu visited in ‘secret’ during US-Israel war on Iran”. Aljazeera. 13 Mei 2026. https://www.aljazeera.com/news/2026/5/13/netanyahu-visited-uae-in-secret-during-us-israel-war-on-iran-office-says.
Wahyuni, Tri., dan M. Irham. “Rupiah cetak rekor terlemah, apa yang akan terjadi selanjutnya?”. BBC Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c5y9eexrq9zo.


