Dari Ruang Kelas ke Media Massa, Mahasiswa HI UNPAR Soroti MDCP dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Kajian Benediktus Raharja, Benedictus Soetopo, dan Ichlasul Qolbi

Sebagai bagian dari proyek Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Analisis Kebijakan Luar Negeri yang dibimbing oleh Angguntari C. Sari, Ph.D., mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan menyusun artikel opini singkat untuk mengasah kompetensi sebagai calon analis dan praktisi hubungan internasional. Proyek yang berlangsung selama empat minggu ini mencakup penyusunan draf, dua tahap revisi, serta pelatihan dalam mengkomunikasikan gagasan kepada masyarakat umum melalui pendekatan pembelajaran yang bersifat personal dan berorientasi pada proses publikasi. 

Salah satu artikel yang dihasilkan oleh Benediktus Raharja (6092401037), Benedictus Soetopo (6092401047), dan Ichlasul Qolbi (6092401148) berhasil dipublikasikan di Koran Pikiran Rakyat dengan judul “Dilema Polugri Bebas Aktif dalam Perjanjian MDCP”. Artikel tersebut membahas implikasi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama antara Indonesia dan Amerika Serikat terhadap implementasi prinsip politik luar negeri bebas dan aktif. Artikel tersebut menyoroti bahwa meskipun kerja sama pertahanan ini mencerminkan peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan Indo Pasifik, implementasinya tetap perlu dikawal untuk memastikan kepentingan nasional dan kebebasan diplomatik Indonesia tetap terjaga.

Untuk membaca lebih lanjut, dapat diakses melalui tautan berikut ini